Tuesday, November 3, 2026

Merokok Bisa Meningkatkan Risiko Katarak, Ini Penjelasan Dokter


 

PT Rifan Financindo Berjangka - Merokok tidak hanya berdampak buruk bagi paru-paru dan jantung. Kebiasaan ini juga dapat meningkatkan risiko gangguan mata, termasuk katarak. Dokter spesialis mata menjelaskan bahwa pengaruh rokok terhadap kesehatan mata terjadi melalui proses di dalam tubuh.

Dr. Milzan Murtadha, SpM, dokter spesialis mata dari JEC Eye Hospitals and Clinics, menerangkan bahwa zat berbahaya dalam rokok dapat memicu pembentukan radikal bebas. Senyawa tersebut bisa merusak sel dan jaringan tubuh, termasuk bagian mata.

Bagaimana Rokok Bisa Meningkatkan Risiko Katarak?

Menurut Dr. Milzan, dampak merokok terhadap katarak tidak hanya berasal dari asap yang mengenai mata secara langsung. Pengaruh utamanya berkaitan dengan proses sistemik, yaitu ketika zat dari rokok masuk ke tubuh dan memengaruhi berbagai organ.

Zat berbahaya dalam rokok dapat memengaruhi pembuluh darah dan meningkatkan pembentukan radikal bebas. Kondisi ini bisa mengganggu kesehatan jaringan mata serta berkontribusi terhadap kerusakan yang memicu katarak.

Dokter Milzan menjelaskan bahwa asap rokok yang langsung mengenai mata juga dapat menimbulkan masalah lain. Salah satunya adalah mata kering. Karena itu, paparan asap rokok sebaiknya dihindari, baik untuk menjaga kesehatan mata maupun tubuh secara keseluruhan.

Paparan Sinar UV Juga Bisa Meningkatkan Risiko Katarak

Selain kebiasaan merokok, paparan sinar ultraviolet atau UV dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko katarak. Sinar matahari yang mengenai mata secara terus-menerus selama bertahun-tahun bisa mempercepat proses kerusakan pada lensa.

Dr. Milzan menjelaskan bahwa dampak paparan UV tidak selalu muncul dalam waktu singkat. Risiko tersebut dapat berkembang setelah paparan berlangsung selama puluhan tahun.

Untuk membantu melindungi mata, kamu bisa menggunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV saat beraktivitas di luar ruangan. Topi dengan pelindung lebar juga dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari langsung.

Apakah Terlalu Lama Menggunakan HP Menyebabkan Katarak?

Penggunaan ponsel dalam waktu lama tidak disebut sebagai penyebab langsung katarak oleh Dr. Milzan. Meski begitu, penggunaan perangkat digital tanpa jeda dapat membuat mata terasa lelah atau tidak nyaman.

Jika mata mulai terasa lelah saat bermain ponsel, berhentilah sejenak. Alihkan pandangan dari layar dan berikan waktu bagi mata untuk beristirahat.

Kamu juga perlu memperhatikan gejala lain, seperti penglihatan kabur, silau berlebihan, atau kesulitan melihat dengan jelas. Jika keluhan berlangsung terus-menerus, periksakan mata ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Kenali Katarak dan Faktor Risikonya

Katarak merupakan kondisi ketika lensa mata menjadi keruh. Akibatnya, penglihatan dapat terlihat buram seperti tertutup kabut. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan pertambahan usia, tetapi sejumlah faktor lain juga dapat meningkatkan risikonya.

Beberapa faktor risiko katarak meliputi:

  • Pertambahan usia, yang dapat menyebabkan perubahan pada protein lensa mata.
  • Kebiasaan merokok, yang meningkatkan paparan zat berbahaya dan stres oksidatif dalam tubuh.
  • Paparan sinar UV dalam jangka panjang, yang dapat merusak jaringan mata.
  • Diabetes, yang dapat memengaruhi kondisi lensa mata.
  • Cedera mata, yang dapat merusak struktur lensa.

Katarak dapat berkembang secara perlahan. Oleh sebab itu, pemeriksaan mata secara berkala penting dilakukan, terutama jika penglihatan mulai berubah.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Menjaga kesehatan mata dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Menghindari rokok menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi paparan zat berbahaya. Jika kamu merokok, berhenti merokok dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Selain itu, gunakan pelindung mata dengan perlindungan UV saat berada di bawah sinar matahari. Berikan jeda ketika menggunakan ponsel atau komputer dalam waktu lama. Jangan abaikan perubahan penglihatan yang terasa tidak biasa.

Jika kamu mengalami penglihatan yang semakin kabur, silau saat melihat cahaya, atau kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari akibat gangguan penglihatan, segera konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter mata.

Kesimpulan

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko katarak melalui proses yang melibatkan berbagai bagian tubuh. Zat berbahaya dalam rokok dapat memicu radikal bebas dan berkontribusi terhadap kerusakan jaringan mata. Sementara itu, asap yang langsung mengenai mata dapat menyebabkan mata kering.

Paparan sinar UV dalam jangka panjang juga menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan. Adapun penggunaan ponsel bukan penyebab langsung katarak menurut penjelasan dokter dalam artikel sumber.

Dengan menghindari rokok, melindungi mata dari sinar UV, dan memeriksakan penglihatan ketika muncul keluhan, kamu dapat mengambil langkah untuk menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang.

PT Rifan Financindo Berjangka - Glh

    Choose :
  • OR
  • To comment
No comments:
Write comments